Wasiat seorang Ayah

Wasiatku Kepada Istri dan Anak-Anakku

(Wasiat sedang diedit)

 

Iklan

7 thoughts on “Wasiat seorang Ayah

  1. Hilman Asmarahadi berkata:

    wuiss..udah wasiat aja, mang mau ke mana lo mi??
    Jangan ada tahlilan ya abis dikuburin :)), apalagi yang ngelayat..:)

    Regards..

    • fahmizamzami berkata:

      Ini bukan wasiat saya. Saya post wasiat ini agar terjaga dan tidak hilang. Itu saja. Dan juga mengingatkan kita semua akan kematian. Agar kita bersiap2.

  2. mbahsuro berkata:

    wah saya lg butuh artikel ini yg dulu pernah saya baca sekarang udah di hapus, mas mbok artikelnya di upload lg sayaau copy perlu banget soale

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s